Artikel Foto Malam Pertama berisikan dua sub judul yaitu
Gambar Malam Pertama dan Cerita Malam Pertama Pernikahan. Artikel Foto Malam Pertama adalah
sebuah judul yang terdiri dari tiga suku kata yaitu Foto, malam dan pertama. Foto
dalam KBBI di artikan sebagai gambar, bayangan, dan pantulan. Malam diartikan
sebagai waktu setelah matahari tenggelam hingga matahari terbit. Sedangkan pertama
diartiken sebagai kesatu, mula-mula, terutama dan terpenting.
Cerita Malam Pertama Pernikahan
Cerita Pertama; Sama-Sama Perawan
Di sebuah desa di adakan pernikahan dimana kedua mempelai sama-sama
masih perawan. Saat malam pertama, keduanya sama-sama gugup namun tidak ada
yang mau mengaku atau bertanya kepada pasangannya tentang apa yang harus
dilakukan. Karena bingung maka pengantin lelaki berinisiatif untuk bertanya
kepada bapaknya.
“Papa apa yang harus saya lakukan,”
“Telanjanglah dan naik ke tempat tidur,” Jawab bapaknya sungkat.
Pengantin lelakipun melaksanakan perintah bapaknya itu. Si pengantin
cewek kaget setengah mati melihat kelakuan suaminya. Kemudian keluar kamar dan menceritakan
kejadian itu kepada Ibunya.
“Telanjanglah dan ikuti
suaminya,” saran sang ibu.
Lalu si cewek masuk kamar dan menjalankan saran ibunya. Setelah berbaring
beberapa lama, si cowok ke luar kamar dan beratanya lagi kepada ayahnya.
“apalagi yang harus saya lakukan.”
“lihat tubuh telanjang istrimu. Kemudian masukan bagian tubuhmu
yang paling keras ke dalam tempat istrimu kencing,”
Beberapa saat kemudian giliran si cewek yang bertanya kepada
Ibunya.
“apa yang harus saya lakukan?”
“apa yang sedang dilakukan suamimu” sang ibu balik bertanya. Dengan
sedikit mengeluh si cewek menjawab’ “Ia sedang membenamkan kepalanya ke dalam
toilet.
Cerita Ke-dua; Malam Pertama 3 Dadis
Ada tiga anak perempuan dari keluarga betawi yang nikahkan secara
bersamaan. Setelah acara perhelatan selesai, tibalah saat malam pertama. Ketiga
pengantinpun masuk kamar pengantin masing-masing.
Orang tua 3 perempuan itu bermaksud untuk mengetahui keharmonisan
ketiga anaknya itu. Maka iapun melakukan pengecekan pada tengah malam. Di depan
kamar anak tertuanya terdengar suara lembut mendayu-dayu.
“Wah, ternyata anak pertama kita bertipe romantis,” Kata bapak
kepada ibunya menarik kesimpulan.
Di depan kamar anak kedua terdengar kegaduan. “Anak kedua kita
ternyata bertipe agresif ya bu,” Sang bapak kembali memberi kesimpulan.
Setelah sampai didepan pintu anak yang ketiga, tidak ada suara yang
terdengar. Maka orang tua ketiga gadis itupun memilih untuk menunggu. Namun setelah
menunggu selama setengah jam, kamar terahir itu tetap sunyi.
“Kok tidak kedengar ya bu. Gimana kalau kita intip saja,” ajak sang
ayah. Sang ibu pun mengiyakan ajakan itu. Pada saat yang bersamaan, ketika
keduanya mengintip, dari dalam terdengar suara tersedak anak perempuannya: “Aaaah,
fafaf fagi fenak-fenak fok fintif.”
Cerita ketiga: Malam Pertama Perkawinan Anton
Hari ini adalah hari pernikahan Anton dengan Indah. Dua sejoli ini
sama-sama tidak tahu apa yang harus dilakukan pada malam pertama. Jadi pada
malam pertama mereka, tidak diisi dengan adegan-adegan yahut. Mereka hanya
tidur bareng saja. Esoknya ayah anton bertanya, “Gimana, ton? Asikan malam
pertama?”
“Biasa saja pak. Kita kan hanya tiduran bersama,” Jawab anton
polos.
“jadi kalian tidak gitu-gitu,” sahut bapak anton heran.
“gitu-gitu gimana tho pak?”
Dengan bijak, bapak anton menjelaskan, “ gini lho tole, kalau malam
pertama dalam rumah tangga, kamu diwajibkan untuk berhubungan intim dengan
istri. Caranya, adek kamu dimasukin ke itunya istrimu.” Mendapat penjelasan itu,
anton langsung mempraktekan pada malam harinya.
Esok harinya ayah anton kembali bertanya, “gimana asikkan?”.
Anton menjawab “Asik gimana, kan Cuma dimasukin doang,” jawab anton
polos.
Ayah antoh heran, “Cuma di masukin. Nggak dikeluarin.”
“Lho gimana tho pak, katanya di masukin, kok di suruh keluarin.”
Dengan bijak, sang ayah memberi solusi, “Gini aja le, nanti malam
bapak ada diluar deket kamar kamu. Bapak akan bawa kentongan. Nanti kalo kamu
dengar suara tung, itu tandanya dimasukin. Kalau denger suara tung lagi,
berarti di tarik. “ok deh pak,” Kata anton.
Malamnya ayah anton sudah bersiap di luar rumah dekat kamar anton
dengan membawa kentongan. Antonpun sudah bersiap diri. Pada saat yang tepat,
ayah anton membunyikan ketungan sekali; tung. Mendapat tanda itu, anton memulai
tugasnya untuk ‘masuk’.
Beberapa detik kemudian, terdengar lagi suara tung. Dan anton
langsung di tarik. Beberapa detik kemudian terdengar lagi suara tung. Dan anton
langsung masuk. Begitu terus hingga kentongan menjadi lebih cepat dengan tempo
sedang, tung... tung... tung... tung... tung....
Anton mengikuti irama dan ahirnya anton dan istrinya mendapatkan
makna yang sesungguhnya tentang malam pertama. Tanpa diduga datang segerombol
petugas ronda yang sama-sama membunyikan kentongan dengan tempo yang cepat. Suara
kentongan itu bersatu dengan suara kentongan ayah anton. Tempo inipun diikuti
oleh anton; tung... tung...tung...tung...tung...tung...tung....tung.... “Baaapaaaaaak....”
Jerit anton.
Demikianlah Artikel Foto Malam Pertama berisikan dua sub
judul yaitu Gambar Malam Pertama dan Cerita Malam Pertama Pernikahan.
No comments:
Post a Comment